Sinopsis Beautiful Mind Episode 9 Part 2

kekosongan jabatan direktur di RS Hyunsung sepeninggal direktur Shin harus segera diisi. Dr Lee GM dan Dr Chae Soon Ho mengajukan diri. dilakukan voting untuk memilih salah satu dari keduanya. dan ketua Kang memberikan jabatan direktur kepada Dr Lee Gun Myung di sinopsis Beautiful Mind Episode 9 Part 1

Sinopsis Beautiful Mind Episode 9 Part 2



"sebuah empati merupakan awal sebuah pengobatan" dokter Lee YO melihat tulisan itu di mejanya ia memalingkan muka, kemudian melihat tulisan itu lagi. seorang pasien laki-laki duduk di hadapannya. "aku sering sakit kepala dan tidak pernah hilang" keluh si pasien. Dr Lee mendengarkan. "dan matamu gemetar, tunggu sebentar. aku lihat sebelumnya kau pernah dirawat karena kecaduan alkohol. aku anggap kau masih mengkonsumsinya" kata Dr Lee YO sambil memeriksa ke komputernya. perawat Jang sedang berdiri melihat Dr Lee YO mendiagnosis pasien. "tidak. sama sekali tidak. aku tidak ingin bunuh diri" jawab pasien. Dr Lee YO berusaha menjadi dokter yang biasa, ia tidak menggunakan kebiasaannya membaca gerak tubuh pasien, ia mencoba menjadi dokter baik yang benar-benar mendengarkan keluhan pasien. ia berbicara baik-baik kepada pasien dan bertanya apakah ia mengkonsumsi alkohol lagi. si pasien tetap saja menyangkal bahwa ia minum-minum. akhirnya dokter Lee Young Oh tidak tahan, "apakah kau tahu bahayanya minum alkohol setelah menjalani operasi pendarahan pada otak?" kata Dr Lee YO. tangan si pasien gemetar, Dr Lee YO memegang tangan itu. "aku tidak ingin menjadi boneka yang hanya bisa tersenyum padamu. aku juga tidak ingi menjadi pendeta tempatmu curhat. aku ini seorang dokter, Dokter!. aku yang memutuskan yang terbaik untukmu. datanglah ke RS seminggu sekali, mulai sekarang. jika kau berhenti minum-minum akan menjadi dua mingu sekali, lalu sebulan sekali. apa kau mengerti? jika tidak, satu-satunya dokter yang kau temui adalah pemilik jasa pemakaman. apa kau mengerti?" kata Dr Lee Young Oh tegas. perawat Jang sampai melongo melihat Dr Lee Young Oh, sedangkan pasien ketakutan "ya aku mengerti" jawab pasien. "kau boleh pergi" kata Dr Lee YO, pasien bergegas keluar. perawat Jang memandang aneh Dr Lee YO. Dr Lee melirik perawat Jang. "sekarang kau sudah seperti dirimu lagi. aku akan panggil pasien berikutnya" kata perawat Jang sambil meringis, ia keluar. Dr Lee melihat kertas yang bertuliskan tentang empati seorang dokter, ia mengambil kertas itu dan membuangnya.

beautiful mind eps 9

di kantor polisi, seorang polisi berteriak. ia memanggil kepala polisi. mengumumkan bahwa Gye Jin Sung sudah kembali. ia dipindah ke divisi kejahatan... anak buah kepala polisi tidak setuju jika Jin Sung masuk ke tim mereka. "aku sudah berjanji membawanya kesini jika dia menemukan tersangka" kata kepala polisi. "aku akan bekerja sangat keras" kata Jin Sung. "itu yang paling mereka takutkan. kau bekerja sangat keras" jawab kepala mendengar perkataan Jin Sung. "jika kau tahu, kenapa kau bawa di kesini" tanya anak buahnya. "itu karena cocok di divisi ini. jika menggigit sesuatu, dia sulit melepaskan" kepala sangat bangga dengan Jin Sung.... anak buahnya pergi meninggalkan Jin  Sung dengan kepala. "kami akan pergi ke TKP" mereka pamit... kepala mendekati Jin Sung "apa kau sudah membaca horoskopmu hari ini?" tanya kepala. "aku tidak percaya hal seperti itu" jawab Jin Sung. "kau harus sesekali membacanya, hari ini pasti ada keberuntungan. entah itu di karir, cinta atau yang lain" Jin Sung tersenyum mendengar hal itu, Jin SUng berterimakasih karena kepala sudah memidahkannya ke divisi kejahatan. "jangan lupa, kau harus menjadi detektif kejahatan kekerasan terlebih dahulu, setelah itu selidiki kasus pembunuhan HyunSung" perkataan Kepala membuat Jin Sung terperanjat "jadi kau sudah tahu, apa itu alasanmu merekrutku?" tanya Jin Sung sambil tersenyum.. tiba-tiba ada peringatan perampokan di jalanan, mereka membutuhkan polisi kejahatan kekerasan, "selamat. itu kasus pertamamu, bersiaplah" kata kepala kepada Jin Sung...

seorang laki-laki sedang menodongkan senjata kepada dua orang pekerja toko emas.... laki-laki itu memakai topi hitam. Jin Sung dan kepala sedang mengamati dari mobil. "bagaimana kau tahu?" tanya Jin Sung. "aku bisa melihatnya meskipun dari belakang (punggungnya)" jawab kepala. "ini aneh. perampok itu memegang senjata, tapi malah dia yang gemetar." kata Jin Sung. "dia melakukan hal yang tidak dia inginkan." analisa kepala. kemudian dia memberikan pistol. "ini, kau sudah dilatih kan? ayo" keduanya keluar dari mobil, lalu masuk ke toko dan langsung menodongkan pistol ke perampok. "letakkan senjatamu!" perintah kepala. "apa kau cari masalah?" jawab si penjahat. suasana sangat tegang, kepala polisi kembali membentak. akhirnya si penodong meletakkan senjata yang dibawanya. ia perlahan mengangkat kepalanya yang sedari tadi tertunduk. saat melihat wajahnya, Jin Sung teringat bahwa laki-laki itu adalah seorang pasien RS Hyunsung yang pernah mengamuk mengancam bunuh diri, dan hendak mencelakai Dr Lee Young Oh. "lepaskan aku" kata laki-laki itu "ayo kita bicara, tidak ada yang terluka" jawab kepala polisi sambil bersiaga masih membawa pistol. kepala dan Jin Sung semakin berjalan maju ke arah laki-laki. namun, si laki-laki tiba-tiba ambruk.

Jin Sung dan Kepala polisi membawanya ke RS Hyunsung. "dia pingsan di TKP, dia pasien di sini kan?" tanya Jin Sung. Dr Yang melihat pergelangan tangan pasien, kali ini bukan percobaan bunuh diri. Dr Yang meminta catatan kesehatan pasien, ia kemudian memeriksanya lebih lanjut. Kepala polisi bertanya "apa ia pernah mencoba bunuh diri?" Jin Sung mengiyakan. kemudian ia menghubungi keluarga pasien.

Dr Yang datang dengan Dr Lee YO yang membawa catatan kesehatan pasien. "apa kau masih ingat dia? waktu itu, dia meninggalkan kesan yang besar" kta Dr Yang. Dr Lee melihat pasien itu, saat itu si pasien langsung muntah-muntah.. "apa kau tidak apa-apa?" tanya Dr Lee YO. namun si pasien marah-marah. ia tidak ingin berada di RS. "aku tahu apa yang kau maksud.kau telah melukai dirimu sendiri karena penyakitmu. lain kali, minta obat penghilang rasa sakit. kami mempunyai obat penghilang rasa sakit tanpa membuatmu kecanduan." Dr Lee YO memberi solusi, sayangnya si pasien tidak setuju. ia semakin marah dan memberontak. Dr Yang berkata bahwa ia akan memanggil polisi. Dr Lee tidak mengerti, kemudian ia di bisiki Dr Yang bahwa si pasien dibawa ke RS oleh polisi karena ketahuan sedang berbuat kejahatan.. Dr Yang berkata bahwa ia akan pergi memanggil polisi, namun polisi sudah datang ke kamar pasien.... saat Dr Lee YO menoleh ke belakang, Jin Sung sudah ada di belakangnya. "petugas Gye, dia seorang detektif" tanya Dr Lee... "begitulah" jawab Dr Yang.

"bagaiamana keadaannya? kami harus memprosesnya" Jin Sung bersikap sebagai seorang polisi. "aku menolak di periksa. aku harus pergi. biarkan aku pergi" pasien bersikeras. ia pun bangun, namun keadaanya yang lemah membuat tubuhnya tejatuh. Dr Lee membawanya kembali ke ranjang. ia memeriksa pasien "aku harus membuang cairan yang ada di kepalanya" Dr Lee memberitahukan... Dr Yang bergegas sedangkan Jin Sung tidak tahu jika keadaan pasien ternyata serius.

Dr Lee YO berada di ruangan yang sama. mereka melihat hasil CT scan pasien. "sampai saat ini tidak ada masalah" jelas Dr Lee YO. Jin Sung bingung, tadi sepertinya keadaan pasien sangat serius dan menghkawatirkan. "tentu saja sangat serius, kanker stadium 4 dan sudah menyebar ke otaknya. terlebih lagi dia sudah kebal dengan obat-obat kemoterapi, jadi terlepas dari pengobatan yang dia terima, itu tidak ada gunanya" kata Dr Lee.... "lalu apa maksudmu dengan tidak ada masalah?" tanya Jin Sung. Dr Lee meminta Jin Sung melihat hasil CT scan, para dokter tidak menemukan obatnya, dan pasien menolak untuk diobati. jadi, tidak ada masalah.... Jin Sung mendengarkan perkataan Dr Lee dengan kesal, ia berbalik pergi. "mau kemana kau?" tanya Dr Lee saat Jin Sung pergi tanpa berucap sepatah kata. Jin Sung menjelaskan bahwa apa yang diucapkan Dr Lee sepertinya memang benar, namun jika dipikirkan kembali. perkataan itu jelas salah. "semua orang ingin diobati, setidaknya itu berguna untukku" ungkap Jin Sung yang kemudian pergi. Dr Lee termenung, ia melihat kembali CT Scan pasien....

beautiful mind eps 9

keluarga pasien mengunjunginya. ibunya menangis, sedangkan saudaranya memarahinya kenapa ia melakukan penodongan. pasien marah-marah, ia hanya mengungkapkan bahwa ia tidak ingin ibunya menjual toko demi dirinya, toh ia sudah tidak bisa diselamatkan lagi "lagipula, aku tidak punya harapan lagi, semuanya sudah selesai" katanya dengan suara pelan. "bagaimana bisa sudah selesai? kau punya aku, ibumu." ibunya menangis melihat anaknya menyerah... kemudian pasien melihat polisi yang berada di sana juga "aku harus menunggu apa? cepat bawa aku ke penjara atau apalah" kata pasien. ibunya semakin menangis. "kau ini, jangan berkata begitu di depan ibumu" kepala polisi menegur pasien. ia kemudian mengajak ibu dan saudara pasien keluar. Jin Sung yang menunggui pasien, ia melihat pasien yang menangis, kemudian berjalan melihat jaket pasien yang tergeltak di lantai, ia mengambilnya. tak sengaja melihat dompet dengan kertas lotre yang tersembul keluar. ia melihat dompet dan lotre itu....lanjut ke Sinopsis Beautiful Mind Episode 9 Part 3

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sinopsis Beautiful Mind Episode 9 Part 2"

Post a comment